
NAMANG ,Bentalannews.com Polisi tak hanya datang ketika ada keributan. Tak harus menunggu konflik untuk hadir di tengah masyarakat. Kali ini, jajaran Polsek Namang memilih datang membawa pesan persaudaraan ke rumah ibadah umat Tionghoa.
Melalui program Minggu Kasih, personel Polsek Namang menyambangi Kelenteng Shang Yang Bakti di Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu (8/11/2026).
Pesannya jelas: berbeda keyakinan bukan alasan untuk bermusuhan. Keamanan dan kerukunan harus dijaga bersama!
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Namang menurunkan Kanit Intelkam, Kanit Samapta, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas Desa Kayu Besi serta Bhabinkamtibmas Desa Bukit Kijang.
Kehadiran polisi di kelenteng bukan sekadar kunjungan seremonial. Program ini menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat, termasuk tokoh agama, untuk mendengar aspirasi, keluhan dan persoalan yang berkembang di lingkungan warga.
JANGAN TUNGGU ADA MASALAH, CEGAH SEBELUM MELEDAK!
Melalui Minggu Kasih, personel kepolisian juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan.

Informasi sekecil apa pun yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan diharapkan dapat disampaikan kepada pihak kepolisian. Deteksi dini menjadi penting agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Polsek Namang juga mendorong penyelesaian persoalan masyarakat melalui komunikasi dan pendekatan preventif.
Di tengah keberagaman masyarakat Bangka Tengah, toleransi menjadi modal penting menjaga persatuan. Rumah ibadah bukan sekadar tempat menjalankan keyakinan, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial yang harus dihormati bersama.
POLISI HARUS DEKAT DENGAN RAKYAT!
Kegiatan Minggu Kasih ini sekaligus menjadi upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Sebab, keamanan tidak cukup hanya mengandalkan patroli dan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kedekatan, kepedulian serta partisipasi masyarakat.
Hasil kegiatan menunjukkan situasi kamtibmas di sekitar wilayah hukum Polsek Namang dalam keadaan aman dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar.
Kini pesan dari Kelenteng Shang Yang Bakti menjadi pengingat bersama: jangan biarkan perbedaan memecah persaudaraan.
BANGKA TENGAH BUTUH KEDAMAIAN, BUKAN PERMUSUHAN. TOLERANSI HARUS HIDUP, PERSATUAN WAJIB DIJAGA!








